Sensasi naik Vespa GTS 250

Walau awalnya agak ragu dan menolak tapi karena dipaksa oleh seorang rekan akhirnya ikut juga acara MoVe Indonesia (Modern Vespa) pada tanggal 12 November 2011 kemarin. Dari sekitar 50 lebih Vespa LX 125 & 150 ada satu sodara tirinya yang nyempil di antara rombongan yaitu Suzuki Satria.. hehehe….

Start dari Piaggio Indonesia yang bermarkas di daerah Depok dikawal dengan 2 voorijder  perjalanan menuju puncak pun lancar terkendali.

Singkat cerita saat pulang sempat ditawari untuk nyoba GTS 250. Kesan pertama ketika duduk adalah jok yang lebar membuat kaki tidak menapak sempurna alias jinjit. Padahal tinggi badan 168cm. Posisi badan juga terasa nyaman dengan kaki bisa selonjor ke depan, mirip PCX. Tenaga sepertinya galak diputaran bawah menengah, menengah keatas sensasi “jambakan” agak berkurang. Yang masih agak kagok adalah ketika menurunkan standar samping, ada sedikit trik untuk melakukannya karena ketika motor masih di posisi tegak standar otomatis naik ke posisi semula – tinggal masalah kebiasaan aja lama2 pasti lancar.

test drive @puncak pass

Sampai di Cisarua tukeran lagi dengan satria fu. Ya ampuunnn…., beda banget bawanya. Motor terasa kecil, stang kemudi juga terasa enteng dan posisi duduk yang terasa nungging banget. Padahal kondisi standar lho.. Intinya Satria FU enak digunakan untuk dalam kota dan jarak menengah. Tapi kalo Puncak PP pegelnya lumayan berasa..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s